Kamis, 10 Mei 2012

manusia, malikat dan syaiton..

sebenernya, apa sih hakikat manusia yang sesungguhnya?
manusia merupakan makhluk Allah yang paling istimewa dan sempurna di banding dengan makhluk lainnya, manusia memiliki hati dan akal. dimana, hati dan akal inilah yang akan menentukan kualitas manusia. seorang manusia bisa saja menjadi baik, seperti halnya seorang malaikat yang tidak memiliki hawa nafsu. dengan menahan hawa nafsu manusia bisa menjadi orang yang baik layaknya malaikat. namun, manusia juga bisa jahat, buruk dan hina, melebihi syaiton dikarnakan mengikuti hawa nafsunya.
coba kita bayangkan, semisal kita hidup sendiri di kost. kemudian setiap kali kita bangun tidur di pagi hari, membuka pintu kamar dan keluar dari kamar, kita menemukan segelas susu hangat serta sepotong roti di sebelahnya yang seolah2 susu dan roti itu memang ditujukan atau diberikan untuk kita, namun kita tidak bisa menemukan siapa orang yang telah melakukan itu. 
kejadian ini terus terulang hingga beberapa hari bahkan beberapa minggu. Pasti, sebagai seorang manusia kita pasti akan penasaran dengan orang yang telah mengantarkan segelas susu dan sepotong roti untuk kita di setiap pagi hari.

sekarang, mari kita analogikan. segelas susu dan sepotong roti jika dibandingkan dengan udara yang di berikan oleh Allah setiap harinya bukanlah apa-apa. namun, kenapa kita lebih penasaran dengan orang yang 'hanya' memberi segelas susu dan sepotong roti di pagi hari dari pada kepada Allah yang memberikan kita segala yang kita butuhkan??
setiap detik, kita selalu menghirup udara dengan bebas, tanpa harus membayar. tidak hanya itu saja, kita juga bisa melihat indahnya dunia ini, mendengarkan suara2 yang ada, makan, minum sepuasnya... itulh pemberian Allah.. yang sering kali kita abaikan, kita lebih sering kali lalai akan bersyukur atas apa yang telah di berikan Allah...

Astaghfirullah,,....
Ampuni kami yaa robb..

0 komentar:

Posting Komentar

 
;